-Dewi Lestari-
Ribuan detik kuhabisi
Jalanan lengang kutentang
Oh, gelapnya, tiada yang buka
Adakah dunia mengerti?
Miliaran panah jarak kita
Tak jua tumbuh sayapku
Satu-satunya cara yang ada
Gelombang tuk ku bicara
Tahanlah, wahai Waktu
Ada "Selamat ulang tahun"
Yang harus tiba tepat waktunya
Untuk dia yang terjaga menantiku
Tengah malamnya lewat sudah
Tiada kejutan tersisa
Aku terlunta, tanpa sarana
Saluran tuk ku bicara
Jangan berjalan, Waktu
Ada "Selamat ulang tahun"
Yang harus tiba tepat waktunya
Semoga dia masih ada menantiku
Mundurlah, wahai Waktu
Ada "Selamat ulang tahun"
Yang tertahan tuk kuucapkan
Yang harusnya tiba tepat waktunya
Dan rasa cinta yang s'lalu membara
Untuk dia yang terjaga
Menantiku
Tampilkan postingan dengan label selamat ulang tahun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label selamat ulang tahun. Tampilkan semua postingan
Selamat Ulang Tahun
Posted by
tutihandriani
on Jumat, 16 November 2012
/
Labels:
catatan,
selamat ulang tahun
/
Comments: (0)
selamat ulang tahun, sayang
Posted by
tutihandriani
on Selasa, 15 November 2011
/
Labels:
catatan,
sayang,
selamat ulang tahun
/
Comments: (2)
sayang..
ini malammu, selamat ulang tahun ya..
ingin sekali aku melihat senyummu malam ini
ingin pula aku menyerahkan secara langsung bingkisan yang telah aku persiapkan dari jauh hari
tapi, jarak ini belum memberi kesempatan untuk kita bertemu, sayang..
aku yakin kamu masih setia menunggu
memberi kesempatan kepada waktu untuk menjawab segala penantian kita
sayang..
dulu, kamu sering mengutarakan kekhawatiranmu
kamu sangat khawatir waktu akan berkhianat karena jarak
aku rasa mulai saat ini kamu tak perlu lagi mengkhawatirkan itu
karena sampai malam ini waktu masih setia menemani kita, bukan?
meski kita berjarak, sang waktu tetap menciptakan kenangan untuk kita berdua
meski ada pahitnya, tapi terlalu banyak indahnya
sayang..
karena alasan waktu pula, aku mengirimkan bingkisan itu kepadamu
belum dapat aku berikan hadiah istimewa untukmu
hanya sebuah jam tangan yang akan menemani di setiap gerakmu menjalani hidup
meski ia tak istimewa, tapi ia akan menjadi penunjuk waktumu
waktu yang tidaklah murah.
sangatlah mahal untuk disia-siakan.
sayang..
seperti pada buku yang sama-sama pernah kita baca,
aku harap kamu akan lebih menghargai waktu dan memanfaatkannnya untuk kebaikan hidupmu
waktu juga akan memberikan kehidupan untuk kita berdua, sayang..
meski kita terpisahkan oleh jarak
ia akan tetap merekam ingatan dan kenangan kita berdua
dulu, kini, dan nanti.
selamanya..
*ujungbori, 16Nov11 - 00:00 Wita
ini malammu, selamat ulang tahun ya..
ingin sekali aku melihat senyummu malam ini
ingin pula aku menyerahkan secara langsung bingkisan yang telah aku persiapkan dari jauh hari
tapi, jarak ini belum memberi kesempatan untuk kita bertemu, sayang..
aku yakin kamu masih setia menunggu
memberi kesempatan kepada waktu untuk menjawab segala penantian kita
sayang..
dulu, kamu sering mengutarakan kekhawatiranmu
kamu sangat khawatir waktu akan berkhianat karena jarak
aku rasa mulai saat ini kamu tak perlu lagi mengkhawatirkan itu
karena sampai malam ini waktu masih setia menemani kita, bukan?
meski kita berjarak, sang waktu tetap menciptakan kenangan untuk kita berdua
meski ada pahitnya, tapi terlalu banyak indahnya
sayang..
karena alasan waktu pula, aku mengirimkan bingkisan itu kepadamu
belum dapat aku berikan hadiah istimewa untukmu
hanya sebuah jam tangan yang akan menemani di setiap gerakmu menjalani hidup
meski ia tak istimewa, tapi ia akan menjadi penunjuk waktumu
waktu yang tidaklah murah.
sangatlah mahal untuk disia-siakan.
sayang..
seperti pada buku yang sama-sama pernah kita baca,
aku harap kamu akan lebih menghargai waktu dan memanfaatkannnya untuk kebaikan hidupmu
waktu juga akan memberikan kehidupan untuk kita berdua, sayang..
meski kita terpisahkan oleh jarak
ia akan tetap merekam ingatan dan kenangan kita berdua
dulu, kini, dan nanti.
selamanya..
*ujungbori, 16Nov11 - 00:00 Wita
Selamat, Dik..
Posted by
tutihandriani
on Jumat, 25 Maret 2011
/
Labels:
catatan,
selamat ulang tahun
/
Comments: (0)
26 maret adalah tanggal yang khusus untukmu, dik. di tanggal ini kamu dilahirkan ke dunia dari rahim seorang mama paling juara sedunia. di tiap tanggal ini pula umurmu bertambah, dik. di tiap tanggal ini pula jatah hidupmu di dunia ini berkurang.
alhamdulillah, syukur, hanya itu seharusnya yang kita lakukan, dik. bukan kita mensyukuri kekurangan jatahmu untuk menghuni dunia ini, dik. tapi bersyukur atas nikmat dan kesempatan yang sudah diberi Allah hingga di angka 22 ini.
dik, satu tahun lalu kk masih sempat mengucap selamat kepadamu, tepat pada pukul pergantian tanggal. kk masih sempat mencium pipi kanan dan kirimu. satu tahun yang lalu pula, kita masih sempat berbagi bahagia dengan saudara-saudara kita di rumah kedua kita yang menyimpan segudang cerita itu.
tapi di tahun ini semuanya sudah berbeda. tak ada lagi ucapan di pergantian tanggal itu. tak ada pula kecupan di kanan dan kiri pipimu itu. kita sudah tidak lagi berdekatan, melain berjauhan. dipisahkan oleh jarak, dipisahkan oleh kesibukan, dan dipisahkan oleh tujuan hidup masing-masing.
meski kita terpisah oleh jarak, banyak kenangan yang kk simpan rapi di hati ini, dik. kk belajar banyak darimu, dik. belajar atas kesetiaan, kerendahhatian, kesabaran, persaudaraan, dan masih banyak lagi, dik. terlalu banyak hal 'gila' yang telah kita lalui. suka, pun duka. terimakasih, dik.
sengaja tak ada telpon di malam pergantian tanggal dik. kk tahu ada orang yang lebih pantas untuk mengucapkan selamat untuk yang pertama kalinya kepadamu dik. kk tak mau menghilangkan kesempatan dia. tak ada pula sebuah bingkisan hadiah untukmu, dik.hanya do'a yang bisa dikirimkan, hanya tulisan ini yang bisa kk sampaikan.
segala yang terbaik kk do'akan untukmu, dik. Semoga kita nanti bertemu untuk mengobati hati yang begitu merindu.
***
hanya sebentuk ucapan selamat berulang tahun kepada salah seorang adikku. Allah menghadiahkan dia kepadaku ketika hati ini dirundung sepi. Dia yang melengkapi.
@rukan panggung, 26th March '11 (06.39) on shiny saturday.
alhamdulillah, syukur, hanya itu seharusnya yang kita lakukan, dik. bukan kita mensyukuri kekurangan jatahmu untuk menghuni dunia ini, dik. tapi bersyukur atas nikmat dan kesempatan yang sudah diberi Allah hingga di angka 22 ini.
dik, satu tahun lalu kk masih sempat mengucap selamat kepadamu, tepat pada pukul pergantian tanggal. kk masih sempat mencium pipi kanan dan kirimu. satu tahun yang lalu pula, kita masih sempat berbagi bahagia dengan saudara-saudara kita di rumah kedua kita yang menyimpan segudang cerita itu.
tapi di tahun ini semuanya sudah berbeda. tak ada lagi ucapan di pergantian tanggal itu. tak ada pula kecupan di kanan dan kiri pipimu itu. kita sudah tidak lagi berdekatan, melain berjauhan. dipisahkan oleh jarak, dipisahkan oleh kesibukan, dan dipisahkan oleh tujuan hidup masing-masing.
meski kita terpisah oleh jarak, banyak kenangan yang kk simpan rapi di hati ini, dik. kk belajar banyak darimu, dik. belajar atas kesetiaan, kerendahhatian, kesabaran, persaudaraan, dan masih banyak lagi, dik. terlalu banyak hal 'gila' yang telah kita lalui. suka, pun duka. terimakasih, dik.
sengaja tak ada telpon di malam pergantian tanggal dik. kk tahu ada orang yang lebih pantas untuk mengucapkan selamat untuk yang pertama kalinya kepadamu dik. kk tak mau menghilangkan kesempatan dia. tak ada pula sebuah bingkisan hadiah untukmu, dik.hanya do'a yang bisa dikirimkan, hanya tulisan ini yang bisa kk sampaikan.
segala yang terbaik kk do'akan untukmu, dik. Semoga kita nanti bertemu untuk mengobati hati yang begitu merindu.
***
hanya sebentuk ucapan selamat berulang tahun kepada salah seorang adikku. Allah menghadiahkan dia kepadaku ketika hati ini dirundung sepi. Dia yang melengkapi.
@rukan panggung, 26th March '11 (06.39) on shiny saturday.

